{"book":{"id":12530,"title":"Agar Do\u2019a Anda Mustajab","slug":"agar-do-a-anda-mustajab-1432798931","image":"\/uploads\/books\/54902a87-3058-4703-8dc5-256cb8adb1fd-Agar Do\u2019a Anda Mustajab.JPG","hint":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large;\">Buku ini berisi tentang nasehat atau cara berdo&rsquo;a yang mustajab serta penjelasan hal-hal yang menyebabkan do&rsquo;a tertolak<\/span><\/p>","arabic_notes":"","book_text":"<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: x-large; color: #ff0000;\"><strong>Agar Do'a Anda Mustajab<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>Penulis :<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>Azhari Ahmad Mahmud<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>Penerjemah :<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>Daday Hidayat<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Hakikat dan Jenis-jenis Do'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sesungguhnya nikmat Allah kepada hamba-Nya sangatlah banyak tak terhitung jumlahnya. Dan nikmat tersebut turun kepada para hamba-Nya setiap pagi dan petang. Dan diantara nikmat-Nya yang sangat agung adalah panggilan Allah kepada hamba-Nya agar berdo'a kepada-Nya, dengan janji bahwa Allah akan mengijabah do'anya dan mengabulkan permintaannya&hellip;.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;}<strong>\u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064f\u0645\u064f \u0627\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a \u0623\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u062c\u0650\u0628\u0652 \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u0643\u0652\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e\u062a\u0650\u064a \u0633\u064e\u064a\u064e\u062f\u0652\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e \u062f\u064e\u0627\u062e\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Dan Tuhanmu berfirman: \"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina\".<\/em> ( Qs. Ghafir : 60 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sangat indah permisalan yang dikatakan oleh Muwarriq Al'ijliy <em>rahimahullah<\/em> ketika menggambarkan kondisi seorang mukmin saat berdo'a, ia berkata : \" Aku tidak temukan permisalan bagi seorang mukmin kecuali seperti seorang lelaki di tengah lautan dan ia di atas sebatang kayu lalu ia berdo'a : Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku&hellip;ia berharap Allah U menyelamatkannya \" !.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Apa yang dimkasud dengan do'a ?<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Para ulama berkata : Do'a adalah menampakkan kerendahan diri kepada Allah dengan mengajukan permintaan, mengharap kebaikan yang ada di sisi-Nya, mengharap pengabulan do'a, dan selamat dari hal yang mengkhawatirkan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Imam Ibnul Qayyim <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Meminta apa yang bermanfaat bagi yang berdo'a itu sendiri dan meminta dibukakan jalan dari kesempitan&nbsp; atau dilepaskan darinya \".<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jenis-jenis do'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a terbagi dua :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">1 &ndash; Do'a ibadah<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">2 &ndash; Do'a masalah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Doa ibadah adalah do'a yang menyeluruh bagi semua bentuk taqarrub baik bersifat lahir maupun batin.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a masalah adalah do'a yang dipanjatkan seseorang berupa memohon kebaikan atau menghilangkan keburukan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Syaikh Abdurrhaman As-Sa'di <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Semua ayat yang ada dalam&nbsp; Al-Qur'an yang berkaitan dengan perintah berdo'a kepada Allah I dan larangan berdo'a kepada selain Allah serta pujian kepada orang yang berdo'a, mencakup do'a masalah dan do'a ibadah\".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini adalah kaidah yang sangat bermanfaat; karena kebanyakan orang memahami kata \" do'a \" hanya sebatas do'a masalah saja dan tidak tahu bahwa semua jenis ibadah masuk dalam kata do'a. Kesalahfahaman ini membawa mereka kepada perkara yang lebih buruk. Karena ayat-ayat jelas-jelas mengandung pengertian do'a masalah dan do'a ibadah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Imam Ibnul Qayyim memberikan isyaratnya bahwa do'a masalah dan do'a ibadah saling berkaitan tidak terpisah satu sama lainnya. Setiap do'a ibadah berkonsekwensi pada do'a&nbsp; masalah dan semua do'a masalah mengandung do'a ibadah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a kepada Allah&nbsp; adalah obat bagi hati dan kebahagian di dunia dan akhirat. Maka tidak heran orang yang tahu tentang ini berobat dengan do'a&hellip;dan orang-orang yang bertakwa selalu melazimkannya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Tidakkah kau lihat Allah mencela banyak kaum dalam Al-Qur'an karena mereka enggan berdo'a kepada-Nya, enggan merendahkan diri kepada-Nya, dan menyebut mereka sebagai orang-orang yang berhati keras. Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>&nbsp;<\/strong><strong>}<\/strong><strong>\u0641\u064e\u0644\u064e\u0648\u0652\u0644\u064e\u0627 \u0625\u0650\u0630\u0652 \u062c\u064e\u0627\u0621\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0628\u064e\u0623\u0652\u0633\u064f\u0646\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0636\u064e\u0631\u0651\u064e\u0639\u064f\u0648\u0627 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0643\u0650\u0646\u0652 \u0642\u064e\u0633\u064e\u062a\u0652 \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0628\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0632\u064e\u064a\u0651\u064e\u0646\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f \u0627\u0644\u0634\u0651\u064e\u064a\u0652\u0637\u064e\u0627\u0646\u064f \u0645\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627 \u064a\u064e\u0639\u0652\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><strong>{<\/strong><strong> <\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan \".<\/em> (Qs. Al-An'am : 43 ).<strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Abdullah Al-Anthaqi <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Obat hati ada 5 ( lima ) perkara : duduk bersama orang-orang shalih, membaca Al-Qur'an, mengosongkan perut dari makanan haram, shalat malam dan berdo'a dengan rendah diri pada waktu shubuh \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ibnul Qayyim <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Do'a termasuk obat yang paling mujarab, karena do'a musuh bala bencana, menghadangnya dan mengobatinya, menghalangi turunnya dan menghilangkannya atau meringankannya, dan do'a adalah senjata orang yang beriman \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Hal teragung dalam do'a adalah engkau berbicara kepada Raja semua Raja yang tidak ada satu pun yang serupa dengan Dia, yang di tangan-Nya kerajaan segala sesuatu. Tidak ada seorangpun yang bisa mengahalangimu dari berdo'a kepada-Nya, juga tidak ada perantara, dan tidak ada yang menghalangi suaramu&hellip;maka jadikanlah do'a mu kepada Allah ta'ala sebagai jalan menuju rahmat-Nya yang meliputi segala sesuatu.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Diantara keutamaan do'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Andai tidak ada keutamaan dalam do'a selain kedekatanmu dengan Allah I maka itu sudah cukup; akan tetapi do'a memiliki keutamaan dan keberkahan yang sangat banyak. Dan keutamaan yang pertama didapatkan adalah kesehatan jiwa bagi yang berdo'a.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Syaikhul isalam Ibnu Taimiyyah <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Jika seorang hamba berdo'a kepada Tuhannya agar dikabulkan permintaanya dan dihilangkan dari keburukan, maka Allah akan menjadikannya beriman kepada-Nya, mencintai-Nya, mengenal-Nya, mengesakan-Nya, berharap kepada-Nya, memberikannya hati yang hidup dan meneranginya dengan cahaya iman yang mana bisa jadi lebih bermanfaat baginya daripada apa yang dia minta jika do'anya termasuk kenikmatan dunia\".<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a merupakan wujud nyata melaksanakan perintah Allah I.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Orang yang berdo'a adalah orang yang menjalankan perintah Allah I. Allah berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0648\u064e\u0642\u064e\u0627\u0644\u064e \u0631\u064e\u0628\u0651\u064f\u0643\u064f\u0645\u064f \u0627\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a \u0623\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u062c\u0650\u0628\u0652 \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u064a\u064e\u0633\u0652\u062a\u064e\u0643\u0652\u0628\u0650\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0639\u0650\u0628\u064e\u0627\u062f\u064e\u062a\u0650\u064a \u0633\u064e\u064a\u064e\u062f\u0652\u062e\u064f\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \u062c\u064e\u0647\u064e\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e \u062f\u064e\u0627\u062e\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Dan Tuhanmu berfirman: \"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina\".<\/em> ( Qs. Ghafir : 60 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan bentuk ibadah<strong>.<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dalam berdo'a ada bentuk perwujudan ibadah ( penghambaan ) kepada Allah ta'ala yang merupakan tujuan yang sangat agung. Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u0647\u0648 \u0627\u0644\u0639\u0628\u0627\u062f\u0629<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Do'a adalah ibadah\".<\/em><sup> <\/sup><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn1\">[1]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan ibadah yang dicintai Allah I<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Orang yang berdo'a maka ia sedang mendekat kepada Allah&nbsp; dengan amal yang dicintai-Nya dan sangat mulia di hadapan-Nya. Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0644\u064a\u0633 \u0634\u064a\u0621 \u0623\u0643\u0631\u0645 \u0639\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0632 \u0648\u062c\u0644 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621<\/strong>.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Tidak ada sesuatu yang paling mulia terhadap Allah selain do'a \".<\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn2\">[2]<\/a>)<\/sup><em>&nbsp;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Az-Zubaidi <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Karena do'a merupakan sikap mulia hamba terhadap Allah karena do'a munjukkan kekuasaan Allah I dan kelemahan orang yang berdo'a \".<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan sebab lapangnya dada.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dalam do'a ada obat dan penawar yang menyembuhkan penyakit di dada; duka, nestapa, kesedihan dan kesempitan. Dan dalam do'a yang ma'tsur dari Nabi terdapat do'a-do'a yang bisa membantu menghilangkan kesempitan dada dan kesedihan.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Hasil do'a dijamin pasti didapatkan.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Siapa yang memperbanyak do'a kepada Allah I akan memetik buahnya, itu pasti. Baik di dunia maupun di akhirat.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Nabi bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0645\u0627 \u0645\u0646 \u0645\u0633\u0644\u0645 \u064a\u062f\u0639\u0648 \u0644\u064a\u0633 \u0628\u0625\u062b\u0645 \u0648\u0644\u0627 \u0628\u0642\u0637\u064a\u0639\u0629 \u0631\u062d\u0645 \u0625\u0644\u0627 \u0623\u0639\u0637\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0625\u062d\u062f\u0649 \u062b\u0644\u0627\u062b: \u0625\u0645\u0627 \u0623\u0646 \u064a\u0639\u062c\u0644 \u0644\u0647 \u062f\u0639\u0648\u062a\u0647\u060c \u0648\u0625\u0645\u0627 \u0623\u0646 \u064a\u062f\u062e\u0631\u0647\u0627 \u0644\u0647 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0622\u062e\u0631\u0629\u060c \u0648\u0625\u0645\u0627 \u0623\u0646 \u064a\u062f\u0641\u0639 \u0639\u0646\u0647 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0633\u0648\u0621 \u0645\u062b\u0644\u0647\u0627<\/strong>&raquo; \u0642\u0627\u0644: \u0625\u0630\u0627 \u0646\u0643\u062b\u0631! \u0642\u0627\u0644: <strong>\u0627\u0644\u0644\u0647 \u0623\u0643\u0628\u0631<sup> <\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Tidaklah seorang muslim berdo'a, tidak mengandung dosa dan tidak untuk memutuskan silaturrahim, maka Allah pasti mengabulkannya dengan 3 ( tiga ) kemungkinan : dikabulkan di dunia, atau disimpan untuknya di akhirat, atau dihindarkan darinya keburukan setara dengan do'anya. Berkata salah seorang sahabat : kalau begitu kita memperbanyak do'a ! Rasulullah menjawab : Allah Maha Besar \". <\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn3\">[3]<\/a>)<\/sup><em>&nbsp;<\/em><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a dapat menolak bala, sebelum turunnya dan sesudahnya.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini keutamaan yang sangat agung yang banyak sekali orang lupa dengan hal ini.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0645\u0646 \u0641\u064f\u062a\u062d \u0644\u0647 \u0645\u0646\u0643\u0645 \u0628\u0627\u0628 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u0641\u062a\u062d\u062a \u0644\u0647 \u0623\u0628\u0648\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0631\u062d\u0645\u0629\u060c \u0648\u0645\u0627 \u0633\u0626\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0634\u064a\u0626\u064b\u0627 \u064a\u0639\u0637\u0649 \u0623\u062d\u0628 \u0625\u0644\u064a\u0647 \u0645\u0646 \u0623\u0646 \u064a\u064f\u0633\u0623\u0644 \u0627\u0644\u0639\u0627\u0641\u064a\u0629\u061b \u0625\u0646 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u064a\u0646\u0641\u0639 \u0645\u0645\u0627 \u0646\u0632\u0644 \u0648\u0645\u0645\u0627 \u0644\u0645 \u064a\u0646\u0632\u0644\u061b \u0641\u0639\u0644\u064a\u0643\u0645 \u0639\u0628\u0627\u062f \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0628\u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Barangsiapa dibukakan untuknya pintu do'a maka dibukakan untuknya pintu rahmat, dan tidaklah Allah dimintai sesuatu yang lebih ia cintai untuk diberikan daripada permintaan 'afiat. Sesungguhnya do'a berguna untuk suatu berukuan yang telah menimpa dan yang belum menimpa. Maka wajib bagi kalian untuk berdo'a \".<\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn4\">[4]<\/a>)<\/sup><em> <\/em><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a adalah sebab keteguhan dan kemenangan dari musuh.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0648\u064e\u0644\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627 \u0628\u064e\u0631\u064e\u0632\u064f\u0648\u0627 \u0644\u0650\u062c\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u062a\u064e \u0648\u064e\u062c\u064f\u0646\u064f\u0648\u062f\u0650\u0647\u0650 \u0642\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0646\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0641\u0652\u0631\u0650\u063a\u0652 \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0635\u064e\u0628\u0652\u0631\u064b\u0627 \u0648\u064e\u062b\u064e\u0628\u0651\u0650\u062a\u0652 \u0623\u064e\u0642\u0652\u062f\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064e\u0627 \u0648\u064e\u0627\u0646\u0652\u0635\u064f\u0631\u0652\u0646\u064e\u0627 \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064e\u0648\u0652\u0645\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0643\u064e\u0627\u0641\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong>{ \u0641\u0643\u0627\u0646 \u0639\u0646\u062f\u0647\u0627 \u0627\u0644\u0646\u0635\u0631 \u0648 \u0627\u0644\u0638\u0641\u0631: }<strong>\u0641\u064e\u0647\u064e\u0632\u064e\u0645\u064f\u0648\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0628\u0650\u0625\u0650\u0630\u0652\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0642\u064e\u062a\u064e\u0644\u064e \u062f\u064e\u0627\u0648\u064f\u062f\u064f \u062c\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u062a\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa: \"Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir\".<\/em> (Qs. Al-Baqarah : 250).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dan Thalut pun pun meraih kemenangan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;<em>\" Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut \".<\/em><strong> <\/strong>(Qs. Al-Baqarah : 251).<strong>&nbsp;<\/strong><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a adalah senjata orang yang terzhalimi.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a adalah senjata orang yang terzhalimi..dan menolong orang yang dilanda kesedihan. Dalam wasiat Nabi e kepada Muadz bin Jabal <em>radhiyallahu'anhu<\/em> ketika diutus ke Yaman, beliau berkata :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Takutlah dengan do'a orang yang terzhalimi, karena tidak ada penghalang antara dia dengan Allah \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn5\">[5]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Syarat-syarat Do'a.<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a yang benar memiliki syarat-syarat yang harus terpenuhi; jika engkau menginginkan do'amu sampai ke langit.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Pertama:<\/em><\/strong> Allah ta'ala satu-satunya yang mampu mengijabah do'a.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini adalah syarat utama dalam berdo'a. orang yang berdo'a harus tahu bahwa Allah semata yang dapat mengijabah do'a. Jika ia telah memiliki keyakinan demikian, maka menghadaplah kepada Allah dengan hati yang jujur. Merendahkan diri&hellip;menghinakan diri.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0623\u064e\u0645\u0652 \u0645\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064f\u062c\u0650\u064a\u0628\u064f \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0636\u0652\u0637\u064e\u0631\u0651\u064e \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u062f\u064e\u0639\u064e\u0627\u0647\u064f \u0648\u064e\u064a\u064e\u0643\u0652\u0634\u0650\u0641\u064f \u0627\u0644\u0633\u0651\u064f\u0648\u0621\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan\" .<\/em> (Qs. AN-Naml : 62 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Kedua :<\/em><\/strong> Mentauhidkan Allah I dalam berdo'a.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini adalah pondasi do'a; yaitu tidak berdo'a kecuali kepada Allah, menyertakan selain Allah dalam do'a adalah syirik ( menyekutukan Allah ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Begitulah Nabi mengajari Ibnu Abbas <em>radhiyallahu'anhuma. <\/em>Ini adalah kaidah penting. Mengesakan Allah dalam meminta kepada-Nya merupakan pelajaran bagi umat dan dihimpun dengan kaidah ini.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e berwasiat kepada Ibnu Abbas : <em>\" Wahai anak kecil, aku mau mengajarkan kepadamu beberapa kalimat; jagalah Allah niscaya Allah menjagamu, jagalah Allah niscaya engkau mendapati-Nya di depanmu, jika engkau memint mintalah kepada Allah, jika meminta pertolongan minta tolonglah kepada Allah \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn6\">[6]<\/a>)<\/sup><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ketiga :<\/em><\/strong> Bertawassul kepada Allah I dengan cara yang disyari'atkan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Bertawassaul kepada Allah I dengan tawassul yang syar'I termasuk do'a yang benar. Kita melihat banyak orang keliru dalam bertawassul pepada Allah; baik dengan cara yang bid'ah atau syirik.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adapun tawassul yang syar'I ada 3 (tiga) jenis :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">1)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bertawassul dengan nama dan sifat Allah I.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">2)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bertawassul dengan amal shalih.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">3)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bertawassul dengan do'a orang shalih I.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Semua jenis tawassul ini berdasarkan dalil dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah e juga perbuatan para sahabat <em>radhiyallahu'anhum<\/em>.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Keempat :<\/em><\/strong> Berbaik sangka kepada Allah I.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Seseorang berdo'a kepada Allah I hendaknya berbaik sangka kepada Tuhannya, jangan berdo'a dengan perasaan ragu, karena Allah ta'ala bersama hamba-Nya jika ia berhusnuzhan kepada-Nya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dalam hadits Qudsi Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0623\u0646\u0627 \u0639\u0646\u062f \u062d\u0633\u0646 \u0638\u0646 \u0639\u0628\u062f\u064a \u0628\u064a \u0648\u0623\u0646\u0627 \u0645\u0639\u0647 \u062d\u064a\u062b \u064a\u0630\u0643\u0631\u0646\u064a<sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Aku dalam persangkaan baik hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersama-Nya manakala ia berdzikir kepada-Ku \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn7\">[7]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Karena itu Nabi e menganjurkan agar kita berdo'a dengan prasangka baik kepada Allah I.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0627\u062f\u0639\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0648\u0623\u0646\u062a\u0645 \u0645\u0648\u0642\u0646\u0648\u0646 \u0628\u0627\u0644\u0625\u062c\u0627\u0628\u0629<\/strong><strong><sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Berdo'alah kalian kepada Allah dengan keyakinan akan diijabah \".<\/em> <strong><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn8\"><strong>[8]<\/strong><\/a>)<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Kelima :<\/em><\/strong> Jangan tergesa-gesa ingin dikabulkan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Wajib bagi orang yang berdo'a untuk tidak tergesa-gesa ingin dikabulkan. Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u064a\u064f\u0633\u062a\u062c\u0627\u0628 \u0644\u0623\u062d\u062f\u0643\u0645 \u0645\u0627 \u0644\u0645 \u064a\u0639\u062c\u0644\u060c \u0641\u064a\u0642\u0648\u0644: \u0642\u062f \u062f\u0639\u0648\u062a \u0641\u0644\u0645 \u064a\u064f\u0633\u062a\u062c\u0628 \u0644\u064a<\/strong><strong><sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Do'a kalian akan diijabah selama tidak tergesa-gesa, (tergesa-gesa) itu dengan mengatakan : \" saya telah berdo'a tapi belum dikabullkan \". <\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn9\">[9]<\/a>)<\/sup><em><\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ke Enam<\/em><\/strong><strong> :<\/strong> Makan makanan yang baik dan halal.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini adalah syarat yang penting, sebagian manusia melupakannya ! mereka tidak tahu bahwa sebab ditolaknya do'a karena makanan yang tidak halal. Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0645\u064e\u0627 \u064a\u064e\u062a\u064e\u0642\u064e\u0628\u0651\u064e\u0644\u064f \u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u062a\u0651\u064e\u0642\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>&nbsp;<\/em><em>\"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa\"<\/em><em>.<\/em> (Qs. Al-Maidah : 27 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sahal bin Abdullah <em>rahimahullah<\/em> merangkum syarat do'a ini dalam beberapa kalimat ringkas, padat dan berharga yang diharapkan bisa mewujudkan permohonan dan bisa memenuhi keinginan dengan syarat tersebut. Ia berkata : \" Syarat do'a ada 7 ( tujuh ) : merendahkan diri, takut, berharap, kontinyu, khusyuk, menyeluruh, dan makanan yang halal \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dengan memperhatikan syarat-syarat do'a disertai kesungguhanmu dalam berdo'a dijamin do'amu benar. Jika do'a mu telah benar maka berpeluang besar untuk dikabulkan. Dan jika engkau tambahkan dengan adab-adab do'a dan bebas dari faktor penghalang do'a, maka do'amu akan membuka tirai dan keinginanmu tercapai dan kau pun dalam kenikmatan orang-orang yang diijabah do'anya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka sungguh-sungguhlah mencari tahu syarat-syarat do'a yang mustajab, dan bertekadlah untuk mengamalkannya setelah mengetahuinya.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adab-adab Do'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adab-adab do'a merupakan kunci ajaib bagi terkabulnya do'a. Jika seseorang tidak beradab dalam do'a maka do'anya tidak berarti apa-apa !<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adab-adab ini sangat mempengaruhi terkabulnya do'a. siapa yang tidak beradab dengan adab-adab do'a maka do'anya seperti seorang lelaki yang menghadap seorang Raja di dunia meminta kebaikannya namun tidak mendahuluinya dengan mengucapkan salam, dan tidak berkata baik di hadapannya, akan tetapi mulai dengan menyampaikan kebutuhannya langsung ! maka bayangkanlah orang yang seperti ini perilakunya apakah ia akan berhasil mendapatkan apa yang ia minta ?!<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jika kau memahami hal ini, maka ketahuilah bahwa Allah lebih berhak dan lebih utama untuk disikapi dengan adab yang baik oleh hamba-Nya. Dengan berada di hadapan-Nya dengan hati yang hina dan menunduk sebelum mulai dengan hati yang meminta dan memohon.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Diantara adab berdo'a yang harus diperhatikan adalah bersimpuh di hadapan-Nya dengan menguntaikan do'a sambil merendahakan diri; memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi e.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Inilah hal pertama kali yang dilakukan, yaitu memuji Allah I, menyanjung-Nya sesuai dengan kedudukan-Nya, lalu menyampaikan shalawat dan salam kepada Nabi e, kemudian menyampaikan permohonan kepada-Nya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Diriwayatkan dari Fadhalah bin Abid <em>radhiyallahu'anhu<\/em>, ia berkata : \" Ketika Rasulullah e sedang duduk, tiba-tiba datang seorang pria lalu ia shalat, lalu berdo'a : Ya Allah ampuni aku dan rahmati aku. Kemudian Rasulullah berkata : \" kamu tergesa-gesa wahai anda yang shalat, jika kamu shalat maka duduklah, lalu pujilah Allah I dengan pujian yang sesuai untuk-Nya lalu bershalawat kepadaku kemudian kamu berdo'a\". Fadhalah berkata : Lalu datang pria lain melakukan shalat, kemudian memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi e. Maka Nabi berkata : \" Wahai anda yang shalat, berdo'alah, do'amu dikabulkan\".<strong><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn10\"><strong>[10]<\/strong><\/a>)<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berwudhu&nbsp;<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Wudhu termasuk adab yang baik, sehingga engkau disambut Allah I dalam keadaan suci, siap bermunajat dan memohon kepada-Nya. Dalam hadits Abu Musa Al-Asy'ari <em>radhiyallahu'anhu<\/em> disebutkan : ketika Nabi akan memohonkan ampun untuk Abid Abu Amir, beliau berwudhu lalu mengangkat kedua tangan-Nya, lalu berdo'a : Ya Allah ampunilah Abid Abu Amir\". <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn11\">[11]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menghadap kiblat<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Menghadap kiblat merupakan simbol kejujuran untuk menghadap dengan jujur. Dan ketika Nabi mendo'akan keburukan untuk kaum kafir Quraisy beliau menghadap kiblat. <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn12\">[12]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengangkat Tangan Ketika berdo'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini merupakan simbol kehinaan, ketundukkan dan kefakiran. Semakin bertambah kebutuhan, semakin tinggi mengangkat tangan dan merendahkan diri. Oleh karena itu mengangkat tangan ketika istisqa (memohon hujan) lebih tinggi karena kebutuhannya sangat besar.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Nabi e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0625\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u062d\u064a \u0643\u0631\u064a\u0645 \u064a\u0633\u062a\u062d\u064a \u0625\u0630\u0627 \u0631\u0641\u0639 \u0627\u0644\u0631\u062c\u0644 \u0625\u0644\u064a\u0647 \u064a\u062f\u064a\u0647 \u0623\u0646 \u064a\u0631\u062f\u0647\u0645\u0627 \u0635\u0641\u0631\u064b\u0627 \u062e\u0627\u0626\u0628\u062a\u064a\u0646<sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Sesungguhnya Allah Maha Malu dan Maha Dermawan, malu jika seorang hamba mengangkat kedua tangannya kepada-Nya (berdo'a) lalu kembali dengan tangan kosong, tertipu\".<\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn13\">[13]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Melakukan amal shalih sebelum berdo'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jika seseorang melakukan amal shalih ketika hendak berdo'a seperti shalat, puasa, sedekah, maka itu merupakan adab yang baik yang diharapkan do'anya diijabah. Oleh karena itu do'a setelah shalat fardhu sangat besar kemungkinan diijabah karena setelah melakukan amal shalih.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menggunakan kata-kata yang baik dan lengkap<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sangat bagus memperbanyak do'a dengan do'a-do'a yang bersumber dari Nabi e, tapi boleh juga jika ingin berdo'a dengan do'a yang ia kehendaki. Namun dalam beberapa kondisi lebih bagus jika mencukupkan dengan do'a-do'a yang berasal dari Nabi e.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Merendahkan suara dalam berdo'a<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Orang yang berdo'a sedang berbicara denagn Tuhannya&nbsp; Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi. Dia Maha Tinggi mengetahui rahasia dan yang tersembunyi. Karena merendahkan suara merupakan bentuk kehinaan, ketundukkan, dan adab yang baik.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Allah telah memuji Nabi Zakaria karena ia merendahkan suaranya ketika berdo'a. Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;}<strong>\u0630\u0650\u0643\u0652\u0631\u064f \u0631\u064e\u062d\u0652\u0645\u064e\u0629\u0650 \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0643\u064e \u0639\u064e\u0628\u0652\u062f\u064e\u0647\u064f \u0632\u064e\u0643\u064e\u0631\u0650\u064a\u0651\u064e\u0627 * \u0625\u0650\u0630\u0652 \u0646\u064e\u0627\u062f\u064e\u0649 \u0631\u064e\u0628\u0651\u064e\u0647\u064f \u0646\u0650\u062f\u064e\u0627\u0621\u064b \u062e\u064e\u0641\u0650\u064a\u0651\u064b\u0627<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria. Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembu\"<\/em><em>.<\/em> (Qs. Maryam : 2-3 ).<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memilih nama Allah yang sesuai dengan keagungan-Nya<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Yakni berdo'a melalui&nbsp; nama-nama Allah yang baik yang ada dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Tidak boleh menggunakan nama-nama yang tidak pernah ada dalam Al-Qur'an maupun as-sunnah, atau nama-nama yang dibuat-buat oleh ahli bid'ah dan pengikut hawa nafsu.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;} <strong>\u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0647\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u0633\u0652\u0645\u064e\u0627\u0621\u064f \u0627\u0644\u0652\u062d\u064f\u0633\u0652\u0646\u064e\u0649 \u0641\u064e\u0627\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648\u0647\u064f \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" <\/em><em>Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu<\/em><em>&nbsp;<\/em><em>\".<\/em> (Qs. Al-A'raf : 180 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Imam Al-Qurthubi <em>rahimahullah <\/em>berkata : \" Allah menamakan nama-nama-Nya dengan nama-nama yang indah karena indah didengar dan indah dihati. Semua nama-nama-Nya manunjukkan akan keesaan-Nya, kemuliaan-Nya, kemurahan-Nya, dan karunia-Nya\".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Itulah petikan berharga dalam adab-adab berdo'a, jadikanlah sebaik-baik kemasan untuk do'amu.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebab-sebab Do'a Tidak Dikabulkan<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Seorang muslim itu beribadah melalui do'a. Ia berdo'a kepada Allah terus-menerus, dikabulkan ataupun tidak. Mukmin yang jujur tidak berhenti berdo'a karena tidak dikabulkan, ia selalu menghadap Allah I, tidak bosan mengetuk pintu Allah I.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Abu Darda <em>radhiyallahu'anhu<\/em> berkata : \" Angkat tangan kalian dengan iringan do'a sebelum terikat rantai ( di akhirat. Pent. ) \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sufyan bin Uyainah <em>rahimahullah<\/em> : \" Sekali-kali Allah tidak menolak seorangpun yang berdo'a, apa yang ia ketahui dalam dirinya dari kekurangan. Karena Allah telah memenuhi permohonan Iblis ketika ia berkata : \" Wahai Tuhanku, beri aku tempo hingga hari kebangkitan \". Akan tetapi do'a adalah ibadah sebagaimana ibadah lainnya, memiliki syarat-syarat dan rukun-rukun sebagimana telah saya sebutkan di atas, juga mempunyai penghalang yang menyebabkan do'a tidak terkabul.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dari dulu hingga sekarang banyak orang bertanya-tanya : \" Mengapa do'a kita tidak terkabul ?!<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Namun mereka sendiri tidak melakukan introspeksi pada diri mereka. Tidak serius untuk mencari sebab do'a mereka tidak terkabul. Andai mereka mengintrospeksi diri mereka layaknya seorang mukmin yang jujur, pasti mereka akan mencari sebab-sebab tidak dikabulkannya do'a. Akan tetapi jiwa selalu tertarik dengan ketergesaan, menginginkan hak-haknya, dan tidak menginginkan apa yang menjadi kewajibannya ! dan inilah dampak dari penyakit hati.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sangatlah pantas bagi siapa saja yang mengejar derajat yang tinggi untuk menempa jiwanya dan membersihkannya dari segala kotoran.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebab-sebab tidak terkabulnya do'a bermacam-macam. Jika engkau berdo'a kepada Allah I maka harus engkau perhatikan adalah sebagai berikut :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Pertama :<\/em><\/strong> Bahwa Allah I adalah Raja seluruh raja.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ditangan Allah lah kendali segala perkara. Dia melakukan segala sesuatu dalam kerajaan-Nya tanpa ada yang memaksa.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0641\u0652\u0639\u064e\u0644\u064f \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai\".<\/em> (Qs. Al-Anbiya : 23 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka wajib bagi orang yang berdo'a mengetahui hal ini dan jangan tergesa-gesa ingin do'anya cepat terkabul. Jika ia berkeyakinan demikian, maka jiwanya akan selalu baik saat do'anya tidak segera dikabulkan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Kedua&nbsp; :<\/em><\/strong> Bisa jadi terdapat manfaat saat do'a belum diijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini merupakan salah satu rahasia do'a yang tidak diketahui banyak orang. Karena hamba sangat lemah dalam&nbsp; mengetahui kemashlahatan dalam mewujudkan harapannya. Ia tidak tahu hikmah Allah dan takdir Tuhannya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Terkadang, yang lebih mashlahat bagi orang yang berdo'a adalah do'anya lambat dikabulkan atau tidak dikabulkan. Allah I berfirman :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0643\u064f\u062a\u0650\u0628\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645\u064f \u0627\u0644\u0652\u0642\u0650\u062a\u064e\u0627\u0644\u064f \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \u0643\u064f\u0631\u0652\u0647\u064c \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0633\u064e\u0649 \u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0643\u0652\u0631\u064e\u0647\u064f\u0648\u0627 \u0634\u064e\u064a\u0652\u0626\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \u062e\u064e\u064a\u0652\u0631\u064c \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0633\u064e\u0649 \u0623\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f\u0648\u0627 \u0634\u064e\u064a\u0652\u0626\u064b\u0627 \u0648\u064e\u0647\u064f\u0648\u064e \u0634\u064e\u0631\u0651\u064c \u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u064a\u064e\u0639\u0652\u0644\u064e\u0645\u064f \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u0652\u062a\u064f\u0645\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0639\u0652\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui \".<\/em>( Qs. Al-Baqarah : 216 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ada riwayat mengabarkan bahwa sebagian para salaf ( generasi pendahulu umat islam ), memohon kepada Allah untuk berperang , lalu ada suara terdengar : \" Jika kamu berperang, kamu akan disandra, jika kamu disandra, maka kamu akan ditolong !<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ketiga :<\/em><\/strong> Maksiat<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini adalah penyakit yang paling besar yang menghalangi do'a tidak sampai ke langit. Orang yang banyak mengeluh do'a mereka tidak terkabul karena sebab kemaksiatan .<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Umar bin Khatab <em>radhiyallahu'anhu<\/em> berkata : \" Dengan sikap wara' dari perkara yang diharamkan Allah, &nbsp;do'a dan tasbih diterima \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebagian salaf berkata : \" Jangan kau perlambat terkabulnya do'a, karena engaku menghalanginya dengan maksiat \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Kemaskiatan telah menyebar, dan keburukannya bertebaran di setiap tempat, sedangkan pelaku maksiat lalai&hellip;tapi ketika musibah menimpa, engkau melihat mereka lari menuju Allah I ! mereka itu seperti orang yang memusuhi seorang Raja di dunia dengan permusuhan yang lama, lalu suatu hari ia meminta kebaikannya ! bagaimana pendapatmu dengan orang seperti itu ? apakah ia akan mendapatkan keinginannya ? tidak, sama sekali tidak akan mendapatkan apa yang ia minta, kecuali jika hubungan telah baik antara dia dan Raja tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Seperti orang yang tidur di malam hari lalu pada pagi hari terang-terangan bermaksiat kepada Allah ta'ala, lalu ketika ia jatuh dalam kesulitan, ia berharap Allah menjawab do'anya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ibrahim bin Adham <em>rahimahullah<\/em> pernah di tanya : \" Kira-kira kenapa, kami berdo'a tapi tidak ijabah pula ?<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ia menjawab : \" Karena kalian mengetahui Allah akan tetapi kalian tidak menta'ati-Nya ! kalian mengetahui Rasulullah e akan tetapi kalian tidak mengikuti sunnahnya ! kalian mengetahui Al-Qur'an tapi tidak kalian pelajari ! kalian makan nikmat Allah tapi kalian tidak mensyukurinya ! kalian mengetahui surga tapi kalian tidak memintanya ! kalian mengetahui neraka tapi kalian tidak lari darinya ! kalian mengetahui syetan tapi kalian tidak memeranginya, bahkan kalian bersamanya ! kalian mengetahui kematian tapi kalian tidak mempersiapkan diri untuknya ! kalian menguburkan jenazah tapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya ! kalian melupakan aib diri kalian, namun sibuk dengan aib orang lain !\".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ada sebuah kisah : Pada zaman Nabi Musa 'alaihissalam umatnya ditimpa kekeringan yang dahsyat, lalu Nabi keluar bersama Bani Israil untuk beristisqa (meminta hujan). Namun hujan tidak turun juga, sampai tiga kali mereka melakukan istisqa tapi hujan tidak turun juga. Lalu Allah memberi wahyu kepada Nabi Musa : \" <em>Sesungguhnya Aku tidak akan menjawab do'amu karena ada orang yang suka mengadu domba diantara kalian<\/em> \". Lalu Musa berkata : <em>\" Wahai Tuhanku, siapakah dia agar kami mengeluarkannya \"<\/em>. Lalu Allah member wahyu : <em>\" Wahai Musa, Aku telah melarang kalian dari namimah <\/em><em>dan kalian malah melakukannya ?<\/em>, lalu Musa berkata kepada Bani Israil <em>: \" Bertobatlah kalian semua kepda Tuhan kalian dari perbuatan namimah\"<\/em>. Maka merekapun bertaubat, kemudian Allah menurunkan hujan lebat kepada mereka.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin<\/em>&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Takutlah akibat perbuatan maksiat&hellip;karena kalian tidak akan pernah bisa mendapatkan sebab yang paling utama untuk do'a yang diijabah daripada meninggalkan maksiat ! maka meninggalkan maksiat adalah pintu bagi do'a yang diijabah.<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Waktu dan Tempat Yang Mustajab<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin<\/em>&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Agar engkau dapat meraih do'a yang diijabah, ada waktu dan tempat agar do'a diijabah. Yaitu waktu dan tempat yang utama dan diberkahi&hellip;<\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Malam Lailatul Qadar<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Malam Lailatul qadar adalah malam yang diberkahi.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0646\u0652\u0632\u064e\u0644\u0652\u0646\u064e\u0627\u0647\u064f \u0641\u0650\u064a \u0644\u064e\u064a\u0652\u0644\u064e\u0629\u064d \u0645\u064f\u0628\u064e\u0627\u0631\u064e\u0643\u064e\u0629\u064d \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0627 \u0643\u064f\u0646\u0651\u064e\u0627 \u0645\u064f\u0646\u0652\u0630\u0650\u0631\u0650\u064a\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan\".<\/em>(Qs. Ad-Dikhan : 3).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dahulu Nabi menyibukkanya untuk shalat malam, menghidupkannya pada sepuluh terkahir bulan Ramadhan.<\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a Pada Hari Arafah<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hari Arafah adalah hari ampunan, hari pembebasan dari neraka bagi siapa saja yang mendapatkan taufik berada di tempat suci tersebut. Nabi e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u062e\u064a\u0631 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u062f\u0639\u0627\u0621 \u064a\u0648\u0645&nbsp; \u0639\u0631\u0641\u0629<\/strong> <strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em><sup>\" Sebaik-baik do'a adalah do'a pada hari Arafah \".<\/sup><\/em><sup> <\/sup><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn14\">[14]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Satu Waktu Pada Hari Jum'at<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Yaitu waktu yang dikabarkan Nabi kepada kita bahwasanya do'a ketika itu mustajab. Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0625\u0646 \u0641\u064a \u0627\u0644\u062c\u0645\u0639\u0629 \u0644\u0633\u0627\u0639\u0629 \u0644\u0627 \u064a\u0648\u0627\u0641\u0642\u0647\u0627 \u0645\u0633\u0644\u0645 \u0642\u0627\u0626\u0645 \u064a\u0635\u0644\u064a \u064a\u0633\u0623\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u062e\u064a\u0631\u064b\u0627 \u0625\u0644\u0627 \u0623\u0639\u0637\u0627\u0647 \u0625\u064a\u0627\u0647. \u0648\u0642\u0627\u0644 \u0628\u064a\u062f\u0647 \u064a\u0642\u0644\u0644\u0647\u0627 \u0648\u064a\u0632\u0647\u062f\u0647\u0627 <\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Sesungguhnya pada hari Jum'at itu ada satu waktu, tidak ada seorang muslim yang mendapatinya ketika shalat dan meminta kepada Allah kebaikan melainkan akan Allah berikan kepadanya kebaikan itu \".<\/em> lalu berkata : berisyarat dengan tangannya waktu itu hanya sebentar\". <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn15\">[15]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sebagian ulama berbeda pendapat tentang batas waktu ini. Adapun Al-Hafizh Ibnu Hajar <em>rahimahullah<\/em> merajihkan dua pendapat dalam kitab Fathul Bari :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Pertama;<\/em> waktu tersebut antara adzan hingga selesai shalat Jum'at. Kedua ; setelah shalat ashar. Akan tetapi siapa yang berdo'a pada semua waktu di hari Jum'at&nbsp; maka dia berkesempatan besar untuk mendapatkan waktu mustajab tersebut.<\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a setiap selesai shalat<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ba'da shalat merupakan waktu yang diberkahi, maka sungguh-sungguhlah untuk memanfaatkannya. Rasulullah e pernah di Tanya : \" Wahai Rasulullah, kapan waktunya do'a paling didengar ?, beliau menjawab : <em>pada tengah malam dan setelah selesai shalat fardhu \"<\/em>. <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn16\">[16]<\/a>)<\/sup><strong><sup> <\/sup><\/strong>Mujahid <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Sesungguhnya shalat fardhu diwajibkan pada waktu yang terbaik, maka hendaklah kalian berdo'a setelahnya \".<\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a pada tengah malam dan akhir malam ( dengan melakukan shalat tahajjud ) :<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Inilah saatnya orang-orang shalih berlomba menghidupkannya. Seorang hamba menyepi dengan bermunajat kepada Tuhannya <em>tabaroka wata'ala.<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dan waktu yang paling berharga pada malam hari itu adalah sebagaimana yang dikabarkan Nabi e , beliau bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u064a\u0646\u0632\u0644 \u0631\u0628\u0646\u0627 \u062a\u0628\u0627\u0631\u0643 \u0648\u062a\u0639\u0627\u0644\u0649 \u0643\u0644 \u0644\u064a\u0644\u0629 \u0625\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0633\u0645\u0627\u0621 \u0627\u0644\u062f\u0646\u064a\u0627 \u062d\u064a\u0646 \u064a\u0628\u0642\u0649 \u062b\u0644\u062b \u0627\u0644\u0644\u064a\u0644 \u0627\u0644\u0622\u062e\u0631 \u064a\u0642\u0648\u0644\u0643 \u0645\u0646 \u064a\u062f\u0639\u0648\u0646\u064a \u0641\u0623\u0633\u062a\u062c\u064a\u0628 \u0644\u0647\u060c \u0645\u064e\u0646\u0652 \u064a\u0633\u0623\u0644\u0646\u064a \u0641\u0623\u0639\u0637\u064a\u0647\u060c \u0645\u0646 \u064a\u0633\u062a\u063a\u0641\u0631\u0646\u064a \u0641\u0623\u063a\u0641\u0631 \u0644\u0647<sup> <\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malan terakhir, lalu berfirman : \" barangsiapa berdo'a kepada-Ku akan Aku ijabah, dan barangsiapa meminta akan Aku beri, dan barangsiapa memohon ampun akan Aku ampuni \". <\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn17\">[17]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a ketika sujud<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Saat sujud adalah saat yang mulia, pada saat sujud seorang hamba lebih dekat dengan Tuhannya <em>tabaroka wata'ala<\/em>, bermunajat kepada-Nya dengan rendah diri dan hina.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0623\u0642\u0631\u0628 \u0645\u0627 \u064a\u0643\u0648\u0646 \u0627\u0644\u0639\u0628\u062f \u0645\u0646 \u0631\u0628\u0647 \u0648\u0647\u0648 \u0633\u0627\u062c\u062f \u0641\u0623\u0643\u062b\u0631\u0648\u0627 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621<\/strong><strong><sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Kondisi terdekat seorang hamba dari Allah adalah ketika sujud, maka berdo'alah kalian yang banyak \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn18\">[18]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a setelah wudhu<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ini juga waktu yang utama, karena seseorang telah melakukan keta'atan dan bersih dari hadats, maka sangat besar kemungkinan besar berdo'a saat itu dikabulkan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0645\u0646 \u062a\u0648\u0636\u0623 \u0641\u0623\u062d\u0633\u0646 \u0627\u0644\u0648\u0636\u0648\u0621 \u062b\u0645 \u0642\u0627\u0644: \u0623\u0634\u0647\u062f \u0623\u0646 \u0644\u0627 \u0625\u0644\u0647 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0648\u062d\u062f\u0647 \u0644\u0627 \u0634\u0631\u064a\u0643 \u0644\u0647\u060c \u0648\u0623\u0634\u0647\u062f \u0623\u0646 \u0645\u062d\u0645\u062f\u064b\u0627 \u0639\u0628\u062f\u0647 \u0648\u0631\u0633\u0648\u0644\u0647\u060c \u0627\u0644\u0644\u0647\u0645 \u0627\u062c\u0639\u0644\u0646\u064a \u0645\u0646 \u0627\u0644\u062a\u0648\u0627\u0628\u064a\u0646 \u0648\u0627\u062c\u0639\u0644\u0646\u064a \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0645\u062a\u0637\u0647\u0631\u064a\u0646 \u0641\u062a\u062d\u062a \u0644\u0647 \u062b\u0645\u0627\u0646\u064a\u0629\u064f \u0623\u0628\u0648\u0627\u0628 \u0627\u0644\u062c\u0646\u0629 \u064a\u062f\u062e\u0644 \u0645\u0646 \u0623\u064a\u0647\u0627 \u0634\u0627\u0621<\/strong>&raquo;<strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Barangsiapa berwudhu, lalu membaguskan wudhunya kemudian mengucapkan : \" aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang membersihkan diri\". Maka dibukakan untuknya 8 (delapan) pintu surga, ia boleh masuk dari pintu mana saja ia mau \".<\/em> <strong><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn19\"><strong>[19]<\/strong><\/a>)<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a saat puasa dan safar (bepergian)<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Orang yang berpuasa memliki do'a yang tidak tertolak saat berbuka&hellip;Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u062b\u0644\u0627\u062b \u062f\u0639\u0648\u0627\u062a \u0644\u0627 \u062a\u064f\u0631\u062f \u062f\u0639\u0648\u0629 \u0627\u0644\u0648\u0627\u0644\u062f\u060c \u0648\u062f\u0639\u0648\u0629 \u0627\u0644\u0635\u0627\u0626\u0645\u060c \u0648\u062f\u0639\u0648\u0629 \u0627\u0644\u0645\u0633\u0627\u0641\u0631<\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" 3 (tiga) jenis do'a yang tidak tertolak : do'a orang tua, do'a orang yang berpuasa dan do'a orang yang sedang bebepergian \".<\/em> <sup>&nbsp;(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn20\">[20]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a antara adzan dan iqamat<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Juga termasuk waktu yang sangat mulia. Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u0644\u0627 \u064a\u064f\u0631\u062f \u0628\u064a\u0646 \u0627\u0644\u0623\u0630\u0627\u0646 \u0648\u0627\u0644\u0625\u0642\u0627\u0645\u0629<\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Do'a diantara adzan dan iqamat tidak tertolak \"<\/em>.<sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn21\">[21]<\/a>) <\/sup>&nbsp;<\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a ketika adzan dan ketika turun hujan<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u062b\u0646\u062a\u0627\u0646 \u0645\u0627 \u062a\u064f\u0631\u0627\u062f\u0627\u0646: \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u0639\u0646\u062f \u0627\u0644\u0646\u062f\u0627\u0621\u060c \u0648\u062a\u062d\u062a \u0627\u0644\u0645\u0637\u0631<\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" 2 ( dua ) hal yang tidak tertolak : do'a pada saat adzan dan ketika hujan \"<\/em>.<sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn22\">[22]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a saat terbangun dari tidur<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0645\u0646 \u062a\u0639\u0627\u0631 \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0644\u064a\u0644 \u0641\u0642\u0627\u0644: \u0644\u0627 \u0625\u0644\u0647 \u0625\u0644\u0627 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0648\u062d\u062f\u0647 \u0644\u0627 \u0634\u0631\u064a\u0643 \u0644\u0647\u060c \u0644\u0647 \u0627\u0644\u0645\u0644\u0643 \u0648\u0644\u0647 \u0627\u0644\u062d\u0645\u062f \u0648\u0647\u0648 \u0639\u0644\u0649 \u0643\u0644 \u0634\u064a\u0621 \u0642\u062f\u064a\u0631\u060c \u0627\u0644\u062d\u0645\u062f \u0644\u0644\u0647\u060c \u0648\u0633\u0628\u062d\u0627\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647\u060c \u0648\u0644\u0627 \u0625\u0644\u0647 \u0625\u0644\u0627 \u0627\u0644\u0644\u0647\u060c \u0648\u0627\u0644\u0644\u0647 \u0623\u0643\u0628\u0631\u060c \u0648\u0644\u0627 \u062d\u0648\u0644 \u0648\u0644\u0627 \u0642\u0648\u0629 \u0625\u0644\u0627 \u0628\u0627\u0644\u0644\u0647 \u062b\u0645 \u0642\u0627\u0644: \u0627\u0644\u0644\u0647\u0645 \u0627\u063a\u0641\u0631 \u0644\u064a\u060c \u0623\u0648 \u062f\u0639\u0627 \u0627\u0633\u062a\u062c\u064a\u0628 \u0644\u0647\u060c \u0641\u0625\u0646 \u062a\u0648\u0636\u0623 \u0648\u0635\u0644\u0649 \u0642\u064f\u0628\u0644\u062a \u0635\u0644\u0627\u062a\u0647<\/strong>&raquo;<strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em><sup>\" Barangsiapa terbangun dari tidur di malam hari, lalu ia mengucapkan : tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu baginya, baginya lah segala kerajaan dan pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, Maha Suci Allah, dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tidak ada daya dan upaya kecuali hanya Allah. Kemudian ia mengucapkan : Ya Allah ampunilah aku, atau ia berdo'a, maka do'anya akan diijabah, jika ia berwudhu lalu shalat, maka shalatnya diterima \".<\/sup><\/em><sup> <\/sup><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn23\">[23]<\/a> )<\/sup><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berdo'a ditempat-tempat manasik haji<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Saudaraku sesama muslim&hellip;jika Allah mentakdirkanmu bisa menginjakkan kaki di sebuah negeri yang aman, dimana ada Ka'bah yang mulia dan tempat-tempat manasik haji, maka perbanyaklah do'a dan jangan bosan. Karena disana engkau lebih dekat dengan rahmat Allah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Manasik tersebut menjadi kemuliaan bagimu; mulai dari Ka'bah yang mulia, juga maqom Ibrahim, Shafa, Marwah dan Zam-zam&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jika engkau tiba di Mina jangan lupa memperbanyak do'a ketika melempar <em>Jumrah Kubra<\/em> pada hari Idul Adha, dan Jumrah Sughra dan Wustha pada hari Tasyrik.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jika engkau tiba di Muzdalifah jangan lupa berdzikir kepada Allah dan banyak berdo'a kepada-Nya di Masy'aril Haram ( di Muzdalifah ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Saudaraku sesama muslim&hellip;<\/em><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Waktu dan tempat tersebut telah Allah jadikan simbol bagi hamba-Nya. Darinya mereka memperbanyak bekal dunia dan akhirat. Orang yang terlarang sebenarnya adalah orang yang menyia-nyiakan kesempatan itu dan lalai dari pemberian Allah tersebut .<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ruh do'a yang mustajab<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jasad kita ini memiliki ruh yang hidup diantara makhluk hidup. Jika sudah saatnya ruh ini keluar maka kitapun berada di alam kematian. Dan ruh pun tidak berarti lagi bagi jasad, lalu menutupi tanah !<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dan ketahuilah&hellip; bahwa do'a juga memiliki ruh agar do'a itu hidup bergerak dengan kehidupan, sehingga naik keatas lalu kembali dengan kabar gembira ijabah kepada orang yang berdo'a.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku sesama muslim&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Apakah kamu tahu apa itu ruh do'a yang mustajab ?!<\/span><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Yaitu menghinakan diri dan mengemis kepada Allah I. Jika kamu mau do'amu sampai ke langit, perhatikanlah kondisimu waktu berdo'a : apakah kamu termasuk orang yang berdo'a dengan berharap..takut..tenang..tunduk..hina..butuh dengan apa yang ada di sisi Allah ta'ala&nbsp; ? atau apakah jika engkau berdo'a : berdo'a dengan hati yang lalai..asal-asalan ?!<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Wahai saudaraku&hellip;sesungguhnya menghinakan diri, merendahkan diri, dan merasa butuh kepada Allah ketika berdo'a kepada-Nya merupakan fakto yang mujarab agar do'a diijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sungguh banyak sekali orang yang berdo'a lalai dari hal ini. Ada orang yang berdo'a dengan kata-kata yang hambar yang tidak menunjukkan kerendahan diri atau kehinaan diri ketika berdo'a. Ia lupa kalau ia sedang berbicara kepara Raja semua raja, yang hanya Dia sendiri yang memiliki kemuliaan dan kesombongan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Abu Hafsh <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" sebaik-sebaik tawassul seorang hamba kepada Allah adalah selalu merasa butuh kepada-Nya dalam semua keadaan, selalu mengikuti sunnah dalam segala aspek kehidupannya, dan&nbsp; mencari bekal makanan dengan cara yang halal.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebagian ulama berkata&nbsp; : \" berdo'alah dengan ungkapan hina dan butuh, jangan dengan bahasa yang bagus dan lancar \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sungguh efek menghinakan dan kerendahan diri mempercepat dalam ijabah do'a, mengandung faedah. Dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang pernah mencobanya. Inilah diantara contoh yang menjelaskan bahwa pengaruh menghinakan diri dihadapan Allah terhadap do'a mustajab tidak meleset.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ada riwayat mengatakan : Umat manusia pada zaman Nabi Dawud <em>'alaihissalam<\/em>, lalu mereka memilih 3 ulama, lalu mereka keluar meminta hujan&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Lalu salah seorang ulama itu berkata : Ya Allah sesungguhnya engkau berfirman dalam kitab&nbsp; Taurat-Mu agar kami memaafkan orang yang menzhalimi kami, sesugguhnya kami telah menzhalimi diri kami, maka maafkanlah kami.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ulama kedua berkata : Ya Allah sesungguhnya engkau berfirman dalam Taurat-Mu agar kami membebaskan budak-budak kami, sesungguhnya kami budak-budak-Mu maka bebaskanlah kami.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ulama ketiga berkata : Ya Allah sesungguhnya Engkau berfirman dalam Taurat-Mu agar kami tidak mengusir orang miskin jika mereka berada di depan pintu rumah kami, Ya Allah sesungguhnya kami fakir kepada-Mu, kami berdiri di depan pintu-Mu, janganlah Engkau tolak do'a kami. Maka merekapun diberi hujan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dan pada zaman Abdurrahman khalifah ketiga Bani Umayyah di Andalus, pernah terjadi kemarau , lalu khalifah mengajak manusia untuk beristisqa.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ketika itu hakimnya adalah Mundzir bin Sa'id <em>rahimahullah<\/em>, khalifah mengutus seseorang untuk memintanya untuk keluar bersama rakyat untuk melakukan shalat istisqa. Ketika utusan itu sampai kehadapan Mundzir, ia berkata kepada utusan itu : \" Ketika kamu pergi dari hadapan khalifah, bagaimana kondisinya ? utusan itu berkata : ketija saya meninggalkannya beliau sedang turun dari ranjangnya dan tidur di tanah ! lalu Mundzir berkata : bergembiralah kalian, karena jika penguasa bumi menghinakan diri, maka penguasa langit akan menyayangi !<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Lalu ia keluar bersama masyarakat melakukan istisqa, kemudian hujanpun turun.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Oleh karena itu, do'a yang paling diijabah adalah yang mengandung kerendahan diri, kehinaan diri, yang mengakui kesalahan.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jika engkau mau tahu sebuah do'a yang mengcakup sifat-sifat di atas tersebut, maka Nabi telah memberikan pengarahan kepadamu dalam sabdanya :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u062f\u0639\u0648\u0629 \u0630\u064a \u0627\u0644\u0646\u0648\u0646 \u0625\u0630\u0627 \u062f\u0639\u0627 \u0648\u0647\u0648 \u0641\u064a \u0628\u0637\u0646 \u0627\u0644\u062d\u0648\u062a: \u0644\u0627 \u0625\u0644\u0647 \u0625\u0644\u0627 \u0623\u0646\u062a \u0633\u0628\u062d\u0627\u0646\u0643 \u0625\u0646\u064a \u0643\u0646\u062a \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0638\u0627\u0644\u0645\u064a\u0646\u060c \u0641\u0625\u0646\u0647 \u0644\u0645 \u064a\u062f\u0639 \u0628\u0647\u0627 \u0631\u062c\u0644 \u0645\u0633\u0644\u0645 \u0641\u064a \u0634\u064a\u0621 \u0642\u0637 \u0625\u0644\u0627 \u0627\u0633\u062a\u062c\u0627\u0628 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0644\u0647<sup> <\/sup><\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\"Do'a Dzun Nuun ( Nabi Yunus ) ketika dalam perut ikan besar adalah : \" Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sesungguhnya kau termasuk orang-orang yang zhalim\". Sungguh, tidak ada seorang muslim pun berdo'a dengan do'a ini dalam suatu perkara, melainkan Allah akan mengijabah do'anya \"<\/em>.<sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn24\">[24]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Mari kita simak baik-baik sebuah kisah yang diceritakan oleh Imam Ibnu Al-Jauzi tentang dirinya, kisah ini adalah pengalaman nyata seorang ulama yang sangat luas ilmunya dalam masalah ini&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Imam Ibnu Al-jauzi <em>rahmahullah<\/em> berkata : \" Saya dihadapkan kepada sebuah tugas yang sangat perlu untuk dimohonkan kepada Allah <em>azza wajalla<\/em>, maka saya mengambil tugas tersebut, lalu aku mengajak sebagian orang-orang shalih untuk berdo'a bersamaku, lalu aku melihat adanya tanda-tanda do'a dikabulkan, lalu aku berkata pada diriku : ini karena do'a mereka bukan karena do'amu\".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Lalu aku berkata pada jiwaku : adapun aku maka aku tahu dosa-dosaku dan kelalaianku yang menghalangi do'a namun bisa saja aku yang diijabah do'anya karena orang yang berdo'a tersebut orang shalih dan bersih sepanjang pengetahuanku ; sedangkan aku sedih karena kelalaianku, dan dia senang dengan prilakunya. Mungkin&nbsp; saja mengakui kelalaian diri lebih berhasil dalam berdo'a yaitu kelalaian diriku dengan memohon karunia bukan karena amal ibadah kita. Jika aku memohon dengan kaki yang nestapa mengakui dosa-dosa sambil aku berkata : berikan kepadaku kemurahanmu, maka tidak ada permintaan yang lebih aman dari itu. Dan barangkali engkau melihat pada orang itu kebaikan amalnya, akan tetapi ternyata penghalang bagi do'anya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dari kisah di atas kita tahu bagaimana orang-orang shalih bersikap wara' dan rendah hati. Sikap tersebut merupakan kebiasaan generasi pendahulu dari umat ini <em>radhiyallahu'anhum<\/em> ; yakni mengakui kelalaian diri dan tidak konsisten dengan amal-amal shalih, atau mereka merasa sombong dengan amalan itu. Dan karakter seperti ini tidak ditemukan kecuali pada kaum yang memiliki jiwa yang tinggi cita-citanya dan derajatnya dan mereka mengejar kedudukan tersebut.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Tidak ada ungkapan yang lebih pas daripada perkataan Abu Bakar As-Shiddiq <em>radhiyallahu'anhu<\/em> : \" Jika ada yang berseru pada hari kiamat : Wahai manusia, masuklah kalian ke surga kecuali satu, saya yakin hanya saya yang satu itu \"!!.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Dan Umar bin Khatab dialah gunung yang tegar di bumi iman dan keta'atan, baginya sama saja antara orang alim dan orang jahil, meskipun begitu ia tetap mengaku dirinya banyak kelalaian !! padahal kelalaian apa&nbsp; ?<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jika engkau berdo'a kepada Tuhanmu Yang Maha Tinggi, maka berdo'alah dengan perkataan yang menghinakan diri, merendahkan diri, dan kemisikinan&hellip;layaknya do'a hamba yang butuh terhadap apa yang ada di sisi Allah ta'ala&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Butuh karunia dan kebaikan-Nya..mengakui dosa-dosanya..merendah seperti merendahnya orang yang bersalah..maka fahamilah baik-baik perkara ini karena merupakan rahasia do'a yang mustajab namun kebanyakan orang tidak mengetahuinya; waspadalah jangan sampai lalai !<\/span><\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Cara agar do'a diijabah<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Mari kita sama-sama menyimak sebab-sebab dan faktor-faktor do'a mustajab. Jangan lupa jaga hatimu agar tetap bersamamu, karena kita bukan dalam perjalanan yang ditempuh oleh kaki atau jasad lainnya, akan tetapi perjalanan ini ditempuh dengan hati.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Pertama<\/em><\/strong> : Engkau menginginkan do'a diijabah, maka berdo'alah dengan penuh keyakinan terhadap apa yang ada di sisi Allah I, dengan berhuznuzhan kepada-Nya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0627\u062f\u0639\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0648\u0623\u0646\u062a\u0645 \u0645\u0648\u0642\u0646\u0648\u0646 \u0628\u0627\u0644\u0625\u062c\u0627\u0628\u0629 \u0648\u0627\u0639\u0644\u0645\u0648\u0627 \u0623\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0644\u0627 \u064a\u0633\u062a\u062c\u064a\u0628 \u062f\u0639\u0627\u0621 \u0645\u0646 \u0642\u0644\u0628 \u063a\u0627\u0641\u0644 \u0644\u0627\u0647<\/strong>&raquo;<strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Berdo'alah kalian kepada Allah dengan keyakinan bahwa kalian akan diijabah, dan ketahuilah oleh kalian bahwa Allah tidak menjawab do'a orang yang hatinya lalai \".<\/em><strong><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn25\"><strong>[25]<\/strong><\/a>)<\/sup><\/strong><em> <\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Kedua :<\/em><\/strong> Jika engkau maka hendaklah do'a yang berisi keutamaan, bukan do'a yang mengandung dosa atau memutuskan silaturrahim.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0644\u0627 \u064a\u0632\u0627\u0644 \u064a\u0633\u062a\u062c\u0627\u0628 \u0644\u0644\u0639\u0628\u062f \u0645\u0627 \u0644\u0645 \u064a\u062f\u0639 \u0628\u0625\u062b\u0645 \u0623\u0648 \u0642\u0637\u064a\u0639\u0629 \u0631\u062d\u0645<\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Do'a seorang hamba akan senantiasa diijabah selama bukan do'a yang mengandung dosa atau memutuskan silaturrahim \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn26\">[26]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ketiga :<\/em><\/strong> Hendaklah diketahui bahwa diantara faktor do'a yang mustajab adalah kesungguhan seseorang untuk makan dari makanan (sumber ) yang halal, tidak mengisi perutnya dari cara haram atau barang haram. Jika ia telah melakukan hal ini maka akan mendapati do'anya diijabah dan kenyataan yang baik.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sungguh musibah makanan haram atau syubhat telah merajalela, yang mana hal itu merupakan sebab tertolaknya do'a kebanyakan manusia.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jangan sekali-kali mengatakan : \" saya sudah berdo'a tapi tidak diijabah juga \". Padahal perutnya penuh dengan makanan haram !!.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Bacalah wasiat Nabi e ini :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">\u0623\u064a\u0647\u0627 \u0627\u0644\u0646\u0627\u0633 \u0625\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0637\u064a\u0628 \u0644\u0627 \u064a\u0642\u0628\u0644 \u0625\u0644\u0627 \u0637\u064a\u0628\u064b\u0627 \u0648\u0625\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0623\u0645\u0631 \u0627\u0644\u0645\u0624\u0645\u0646\u064a\u0646 \u0628\u0645\u0627 \u0623\u0645\u0631 \u0628\u0647 \u0627\u0644\u0645\u0631\u0633\u0644\u064a\u0646 \u0641\u0642\u0627\u0644: }<strong>\u064a\u064e\u0627 \u0623\u064e\u064a\u0651\u064f\u0647\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0631\u0651\u064f\u0633\u064f\u0644\u064f \u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0637\u0651\u064e\u064a\u0651\u0650\u0628\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0639\u0652\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u062d\u064b\u0627 \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0639\u0652\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0645\u064c<\/strong>{&nbsp; \u0648\u0642\u0627\u0644: }<strong>\u064a\u064e\u0627 \u0623\u064e\u064a\u0651\u064f\u0647\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0637\u064e\u064a\u0651\u0650\u0628\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0645\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0632\u064e\u0642\u0652\u0646\u064e\u0627\u0643\u064f\u0645\u0652<\/strong>{ \u062b\u0645 \u0630\u0643\u0631 \u0627\u0644\u0631\u062c\u0644 \u064a\u0637\u064a\u0644 \u0627\u0644\u0633\u0641\u0631\u061b \u0623\u0634\u0639\u062b \u0623\u063a\u0628\u0631 \u064a\u0645\u062f \u064a\u062f\u064a\u0647 \u0625\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0633\u0645\u0627\u0621: \u064a\u0627 \u0631\u0628 \u064a\u0627 \u0631\u0628\u060c \u0648\u0645\u0637\u0639\u0645\u0647 \u062d\u0631\u0627\u0645\u060c \u0648\u0645\u0634\u0631\u0628\u0647 \u062d\u0631\u0627\u0645\u060c \u0648\u0645\u0644\u0628\u0633\u0647 \u062d\u0631\u0627\u0645\u060c \u0648\u063a\u0630\u064a \u0628\u0627\u0644\u062d\u0631\u0627\u0645\u060c \u0641\u0623\u0646\u0649 \u064a\u0633\u062a\u062c\u0627\u0628 \u0644\u0630\u0644\u0643\u061f <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn27\">[27]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">\" Wahai manusia ! sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah member perintah kepada orang-orang mukmin sama seperti perintah-Nya kepada para Rasul , Dia befirman : \" <em>Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan\".<sup>(<\/sup><\/em><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn28\">[28]<\/a><em><sup>)<\/sup><\/em> Dan Allah berfirman : <em>\" <\/em><em>&nbsp;<\/em><em>Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu\".<sup>(<\/sup><\/em><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn29\">[29]<\/a><sup>) <\/sup>Kemudian Rasulullah menceritakan seseorang yang melakukan perjalanan safar<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Yusuf bin Asbath <em>rahimahullah<\/em> berkata : \" Kami telah mendengar riwayat bahwa do'a seorang hamba terhalang di langit karena makanan yang buruk \".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Engkau memiliki pendahulu ( para sahabat ) yang shalih sebagai tauladan yang baik bagimu.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Lihatlah Saad bin Abi Waqqas <em>radhiyallahu'anhu<\/em>, ia terkenal sebagai sahabat yang do'anya mustajab. Jika ia menguntaikan do'a dan tirai penghalang tersingkap, maka tidaklah ia selesai dari do'anya melainkan dapat mewujudkan apa yang diinginkan. Ia adalah tauladan nyata bagi siapa saja yang ingin mengetahui cara agar do'a diijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebagian para sahabat bertanya kepadanya : \" do'amu paling mustajab diantara para sahabat Nabi ?\" ia menjawab : \" karena saya tidak mengangkat satu suap makanan pun ke mulutku melainkan saya tahu darimana asalnya dan dari mana saya dapatkan\".<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>Saudaraku kaum muslimin&hellip;<\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">itulah rahasia mengapa do'a Saad bin Abi Waqqas mustajab, yaitu karena makanan yang halal.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka koreksilah dirimu dalam makanan, minuman, pakaian, dari mana semua itu ? dan bagaimana bisa sampai ke tanganmu ? jika semuanya halal maka engkau selamat. Mintalah kepada Allah agar memberikanmu rezeki, maka&nbsp; ketika itu engkau sangat dekat dari ijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ke empat :<\/em><\/strong> Jangan tergesa-gesa ingin segera dikabulkan do'a. Banyak sekali orang yang ingin segera diijabah do'anya seolah-olah wajib bagi Allah untuk mengijabah do'a. Mereka lupa bahwa Allah&hellip;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">}<strong>\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0641\u0652\u0639\u064e\u0644\u064f \u0648\u064e\u0647\u064f\u0645\u0652 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong>{<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai\".<\/em>(Qs. Al-Anbiya ;23 ).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka hindarilah sikap tergesa-gesa ingin segera dikabulkan do'a. Karena do'a ibadah, jika engkau memperbanyak do'a maka engkau berada dalam kebaikan yang agung, baik do'amu diijabah ataupun tidak (belum diijabah).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u064a\u064f\u0633\u062a\u062c\u0627\u0628 \u0644\u0623\u062d\u062f\u0643\u0645 \u0645\u0627 \u0644\u0645 \u064a\u0639\u062c\u0644\u060c \u0641\u064a\u0642\u0648\u0644: \u0642\u062f \u062f\u0639\u0648\u062a \u0631\u0628\u064a \u0641\u0644\u0645 \u064a\u0633\u062a\u062c\u0628 \u0644\u064a<\/strong><strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em><sup>\" <\/sup><\/em><\/strong><em>Do'a salah seorang diantara kalian akan diijabah selama tidak tergesa-gesa, yaitu ia mengatakan: \" aku telah berdo'a namun belum diijabah juga \".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn30\">[30]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ke lima :<\/em><\/strong> Jangan lupa bahwa diantara sebab diijabahnya do'a adalah banyak melakukan shalat sunnah disamping shalat fardhu.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong>\u0625\u0646 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0642\u0627\u0644: \u0645\u0646 \u0639\u0627\u062f\u0649 \u0644\u064a \u0648\u0644\u064a\u064b\u0627 \u0641\u0642\u062f \u0622\u0630\u0646\u062a\u0647 \u0628\u0627\u0644\u062d\u0631\u0628\u060c \u0648\u0645\u0627 \u062a\u0642\u0631\u0628 \u0625\u0644\u064a \u0639\u0628\u062f\u064a \u0628\u0634\u064a\u0621 \u0623\u062d\u0628 \u0625\u0644\u064a \u0645\u0645\u0627 \u0627\u0641\u062a\u0631\u0636\u062a \u0639\u0644\u064a\u0647\u060c \u0648\u0645\u0627 \u064a\u0632\u0627\u0644 \u0639\u0628\u062f\u064a \u064a\u062a\u0642\u0631\u0628 \u0625\u0644\u064a \u0628\u0627\u0644\u0646\u0648\u0627\u0641\u0644 \u062d\u062a\u0649 \u0623\u062d\u0628\u0647\u061b \u0641\u0625\u0630\u0627 \u0623\u062d\u0628\u0628\u062a\u0647 \u0643\u0646\u062a \u0633\u0645\u0639\u0647 \u0627\u0644\u0630\u064a \u064a\u0633\u0645\u0639 \u0628\u0647\u060c \u0648\u0628\u0635\u0631\u0647 \u0627\u0644\u0630\u064a \u064a\u0628\u0635\u0631 \u0628\u0647\u060c \u0648\u064a\u062f\u0647 \u0627\u0644\u062a\u064a \u064a\u0628\u0637\u0634 \u0628\u0647\u0627\u060c \u0648\u0631\u062c\u0644\u0647 \u0627\u0644\u062a\u064a \u064a\u0645\u0634\u064a \u0628\u0647\u0627\u060c \u0648\u0625\u0646 \u0633\u0623\u0644\u0646\u064a \u0644\u0623\u0639\u0637\u064a\u0646\u0647 \u0648\u0644\u0626\u0646 \u0627\u0633\u062a\u0639\u0627\u0630\u0646\u064a \u0644\u0623\u064f\u0639\u064a\u0630\u0646\u0647..<sup> <\/sup><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">\" Sesungguhnya Allah berfirman : \" <em>\" Barangsiapa memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungan kepadaku, Aku pasti melindunginya\".<\/em> <sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn31\">[31]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka perbanyaklah amalan-amalan sunnah karena akan mengangkat derajatmu di dunia dan akhirat. Adapun di dunia : mendapat cinta Allah ta'ala, dan ini merupakan tujuan yang sangat pokok. Jika engkau telah mendapat cinta Allah , maka Allah akan menolongmu untuk melakukan keta'atan kepada-Nya dan kepada keridhaan-Nya.&nbsp; Engkau tidak mendengar sesuatu kecuali apa yang Allah ridhai, tidak melihat sesuai kecuali apa yang Allah ridhai, tanganmu tidak melakukan sesuatu kecuali apa yang Allah ridhai, kakimu tidak berjalan kecuali menuju keridhaan-Nya, Allah juga akan mengijabah do'amu, serta melindungimu dari segala hal yang membahayakanmu.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adapun di akhirat : maka engkau akan mendapat keridhaan Allah dan kenikmatan yang abadi.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ke enam :<\/em><\/strong> Berdo'a dengan nama-nama Allah yang agung yang jika engkau berdo'a dengannya niscaya diijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Nabi e pernah mendengar seseorang berdo'a :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&laquo;<strong>\u0627\u0644\u0644\u0647\u0645 \u0625\u0646\u064a \u0623\u0633\u0623\u0644\u0643 \u0628\u0623\u0646\u064a \u0623\u0634\u0647\u062f \u0623\u0646\u0643 \u0623\u0646\u062a \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0644\u0627 \u0625\u0644\u0647 \u0625\u0644\u0627 \u0623\u0646\u062a \u0627\u0644\u0623\u062d\u062f \u0627\u0644\u0635\u0645\u062f \u0627\u0644\u0630\u064a \u0644\u0645 \u064a\u0644\u062f \u0648\u0644\u0645 \u064a\u0648\u0644\u062f \u0648\u0644\u0645 \u064a\u0643\u0646 \u0644\u0647 \u0643\u0641\u0648\u064b\u0627 \u0623\u062d\u062f<\/strong>&raquo;<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Ya Allah sesungguhnya aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan&nbsp; yang berhak disembah selain Engkau yang Esa dan <\/em><em>yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu<\/em><em>Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,<\/em><em> <\/em><em>dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia\".<\/em> Maka Nabi berkata : <em>\" Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, ia telah berdo'a kepada Allah melalui nama-Nya yang agung, yang mana jika berdo'a dengan nama tersebut pasti do'a itu diijabah dan jika meminta dengan nama tersebut niscaya akan diberi \"<\/em>.<sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn32\">[32]<\/a>)<\/sup><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><strong><em>Ke tujuh :<\/em><\/strong> Banyak berdo'a ketika dalam kondisi lapang (senang).<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Rasulullah e bersabda :<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">&laquo;<strong>\u0645\u0646 \u0633\u0631\u0647 \u0623\u0646 \u064a\u0633\u062a\u062c\u064a\u0628 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0644\u0647 \u0639\u0646\u062f \u0627\u0644\u0634\u062f\u0627\u0626\u062f \u0648\u0627\u0644\u0643\u0631\u0628\u060c \u0641\u0644\u064a\u0643\u062b\u0631 \u0627\u0644\u062f\u0639\u0627\u0621 \u0641\u064a \u0627\u0644\u0631\u062e\u0627\u0621<\/strong>&raquo;<strong><\/strong><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><em>\" Barangsiapa yang suka do'a nya diijabah Allah saat sulit dan susah, maka perbanyaklah do'a saat lapang \".<\/em><sup>(<a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftn33\">[33]<\/a>)<\/sup><em><\/em><\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Maka introspeksilah dirimu apakah engaku termasuk orang yang banyak berdo'a dalam segala kondisi ?<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Terakhir : Cara-carayang telah saya sebutkan diatas yang berkaitan dengan do'a merupakan ibadah yang mulia. Saya harap engkau melakukan cara-cara tersebut, dimana banyak sekali orang yang mencarinya agar do'a diijabah.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Semoga shalwat dan salam tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya.<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Daftar Isi<\/span><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Hakikat dan Jenis-jenis Do'a. 2<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Apa yang dimkasud dengan do'a ?. 3<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Jenis-jenis do'a : 3<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Diantara keutamaan do'a. 7<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a merupakan wujud nyata melaksanakan perintah Allah I. 8<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan bentuk ibadah. 8<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan ibadah yang dicintai Allah I.. 9<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a merupakan sebab lapangnya dada. 10<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Hasil do'a dijamin pasti didapatkan. 10<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a dapat menolak bala, sebelum turunnya dan sesudahnya. 11<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a adalah sebab keteguhan dan kemenangan dari musuh. 12<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Do'a adalah senjata orang yang terzhalimi. 13<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Syarat-syarat Do'a. 14<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Adab-adab Do'a. 19<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berwudhu. 22<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Menghadap kiblat 22<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Mengangkat Tangan Ketika berdo'a. 22<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Melakukan amal shalih sebelum berdo'a. 23<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Menggunakan kata-kata yang baik dan lengkap. 24<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Merendahkan suara dalam berdo'a. 24<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Memilih nama Allah yang sesuai dengan keagungan-Nya. 25<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Sebab-sebab Do'a Tidak Dikabulkan. 26<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Waktu dan Tempat Yang Mustajab. 33<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Malam Lailatul Qadar 33<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a Pada Hari Arafah. 34<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Satu Waktu Pada Hari Jum'at 35<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a setiap selesai shalat 36<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a pada tengah malam dan akhir malam ( dengan melakukan shalat tahajjud ) : 37<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a ketika sujud. 38<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a setelah wudhu. 39<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a saat puasa dan safar (bepergian) 40<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a antara adzan dan iqamat 40<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a ketika adzan dan ketika turun hujan. 41<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a saat terbangun dari tidur 41<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Berdo'a ditempat-tempat manasik haji 43<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Ruh do'a yang mustajab. 44<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Apakah kamu tahu apa itu ruh do'a yang mustajab ?! 45<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Cara agar do'a diijabah. 52<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: large; color: #000000;\">Daftar Isi 64<\/span><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\r\n<div style=\"text-align: justify;\"><br \/> \r\n<hr size=\"1\" \/>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref1\"><\/a>([1])HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref2\"><\/a>([2])HR. At-Tirmidzi dan Ahmad\/ Shahih Al-Jami' (5392).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref3\"><\/a>([3])HR. Bukhari dalam Adab Al-Mufrad\/ Shahih Al-Adab (547).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref4\"><\/a>([4]) HR. At-Tirmidzi\/ Shahih Al-jami' ( 3409 ).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref5\"><\/a>([5]) HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref6\"><\/a>([6])HR. At-Tirmidzi dan Ahmad\/ Shahih At-Tirmidzi (2516)<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref7\"><\/a>([7]) HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref8\"><\/a>([8]) HR. At-Timidzi dan Hakim\/ Shahih Al-Jami' ( 2459).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref9\"><\/a>([9]) HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref10\"><\/a>([10]) HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi\/ Shahih Al-Jami' (3476)<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref11\"><\/a>([11]) HR. Bukhari dan Muslim dalam hadits yang panjang .<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref12\"><\/a>([12]) HR. Bukhari dan Muslim<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref13\"><\/a>([13]) HR.Abu Dawud, At-Timidzi dan Ibnu Majah \/ Shihih Abu Dawud ( 1488 )<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref14\"><\/a>([14]) HR. At-Tirmidzi\/ Shahih At-Tirmidzi ( 3585 ).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref15\"><\/a>([15])HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref16\"><\/a>([16])Shahih At-Timidzi ( 3499).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref17\"><\/a>([17]) HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref18\"><\/a>([18]) HR. Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref19\"><\/a>([19]) HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Timidzi.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref20\"><\/a>([20]) HR.Baihaqi\/ Silisah Shahihah (1797)<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref21\"><\/a>([21])HR. Abu dawud dan At-Timidzi\/ Shahih Abu Dawud (521).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref22\"><\/a>([22])HR. Abu Dawud dan Hakim\/ Shahih Al-Jami' (3078).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref23\"><\/a>([23]) HR. Bukhari.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref24\"><\/a>([24]) HR. At-Timidzi dan Hakim\/ Shahih At-Tirmidzi (3505).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref25\"><\/a>([25]) HR. At-Timidzi.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref26\"><\/a>([26]) HR. Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref27\"><\/a>([27]) HR. Muslim dan At-Timidzi.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref28\"><\/a>([28] ) Qs. Al-mukminun : 51<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref29\"><\/a>([29] ) Qs. Al-Baqarah : 172<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref30\"><\/a>([30]) HR. Bukhari dan Muslim.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref31\"><\/a>([31])HR. Bukhari.<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref32\"><\/a>([32]) Shahih Abu Dawud (1495).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<div>\r\n<p><span style=\"font-size: large; color: #000000;\"><a href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/saber\/Downloads\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc#_ftnref33\"><\/a>([33]) HR. At-Tirmidzi dan Hakim (6290).<\/span><\/p>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>","word":"\/uploads\/books\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc","pdf":"\/uploads\/books\/id_Agar_doa_di_ijabah.pdf","keywords":"","read_counter":9542,"status":1,"is_volume":0,"created_at":"2014-12-16T09:00:00.000000Z","updated_at":"2026-09-14T09:02:26.000000Z","language_id":48,"publisher_id":309,"category_id":12,"volume_id":null,"parent_id":5835,"promote":null,"volume_count":null,"volume_title":null,"order":1,"audios":[],"fatawas":[],"videos":[],"articles":[],"publisher":{"id":309,"name":"www.ktibat.com","slug":"www_ktibat_com","image":"\/uploads\/users\/non-profile.jpg","role":"Author","about":"","promote":0,"status":1,"created_at":"2014-01-30T09:00:00.000000Z","updated_at":"2014-01-30T09:00:00.000000Z","language_id":1,"parent_id":null,"image_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/users\/non-profile.jpg","get_name":"www.ktibat.com"},"translators":[],"revisers":[],"authors":[{"id":883,"name":"\u0623\u0632\u0647\u0631\u064a \u0623\u062d\u0645\u062f \u0645\u062d\u0645\u0648\u062f","slug":"azhari_ahmad_mahmoud","image":"\/uploads\/users\/non-profile.jpg","role":"Author","about":"","promote":0,"status":1,"created_at":"2014-03-07T09:00:00.000000Z","updated_at":"2014-03-07T09:00:00.000000Z","language_id":1,"parent_id":null,"pivot":{"book_id":12530,"author_id":883},"image_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/users\/non-profile.jpg","get_name":"\u0623\u0632\u0647\u0631\u064a \u0623\u062d\u0645\u062f \u0645\u062d\u0645\u0648\u062f"}],"image_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/books\/54902a87-3058-4703-8dc5-256cb8adb1fd-Agar Do\u2019a Anda Mustajab.JPG","pdf_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/books\/id_Agar_doa_di_ijabah.pdf","word_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/books\/id_Agar_doa_di_ijabah.doc","author_id":"","author_name":"\u0623\u0632\u0647\u0631\u064a \u0623\u062d\u0645\u062f \u0645\u062d\u0645\u0648\u062f","book_title":"Agar Do\u2019a Anda Mustajab","category_slug":"For-New-Muslim","category_name":"For New Muslim"},"translations":[],"volumes":null,"book_audios":[],"book_fatawas":[],"book_videos":[],"book_articles":[],"url":"http:\/\/islamland.com\/ind\/api\/books\/agar-do-a-anda-mustajab-1432798931","publisher":{"id":309,"name":"www.ktibat.com","slug":"www_ktibat_com","image":"\/uploads\/users\/non-profile.jpg","role":"Author","about":"","promote":0,"status":1,"created_at":"2014-01-30T09:00:00.000000Z","updated_at":"2014-01-30T09:00:00.000000Z","language_id":1,"parent_id":null,"i18ns":[],"image_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/users\/non-profile.jpg","get_name":"www.ktibat.com"},"translators":[],"revisers":[],"authors":[{"id":883,"name":"\u0623\u0632\u0647\u0631\u064a \u0623\u062d\u0645\u062f \u0645\u062d\u0645\u0648\u062f","slug":"azhari_ahmad_mahmoud","image":"\/uploads\/users\/non-profile.jpg","role":"Author","about":"","promote":0,"status":1,"created_at":"2014-03-07T09:00:00.000000Z","updated_at":"2014-03-07T09:00:00.000000Z","language_id":1,"parent_id":null,"pivot":{"book_id":12530,"author_id":883},"i18ns":[],"image_asset":"http:\/\/islamland.com\/uploads\/users\/non-profile.jpg","get_name":"\u0623\u0632\u0647\u0631\u064a \u0623\u062d\u0645\u062f \u0645\u062d\u0645\u0648\u062f"}]}